Besta dan Kaskus
5 Sep / 2016

Senyum Bestanil Arifin

Hati ini merasa teriris pisau ketika mendapat kabar bahwa teman, sahabat, keluarga saya bernama bestanil arifin meninggal dunia.

Saya ingat betul saat menemani Besta Arifin membuat editan Photoshop pertamanya.

Editan Pertama Bestanil Arifin

Editan Pertama Bestanil Arifin

Saya ingat betul saat seperti truk gandeng bersama Besta, wahyu, Itsbatul Fuad Hussaini. Kemana-mana bareng.

Saya ingat saat kita lagi kumpul, besta makan OLOS dan berkata¬†“Cungure aku murub, cungure aku murub” yang artinya hidungku nyala hidungku nyala. Itsbatul mengira murub beneran, ternyata kepedesan.

Saya ingat curhatan besta saat masih MTs mengenai Aniq Maulidiyah.

Bahkan:

  1. Password email besta, saya tau
  2. Password kaskus besta, saya tau
  3. Password facebook besta, saya tau
  4. begitu juga sebaliknya
Serpent Crew

Kenangan saat Serpent Crew, editan besta

 

Bestanil Arifin

Bestanil Arifin

Hal paling jelas adalah kemarin, sebelum bulan ramadhan 2016. Besta berkunjung ke kontrakan saya di purwokerto, kemudian kita jalan-jalan ke pancuran 7 baturraden.

Besta biasa saja seperti orang sehat pada umumnya, jalan-jalan ke pancuran7 baturraden kemudian kita mandi bareng di air terjun belerang. Saat menuju air terjun, besta melihat ada beberapa sampah di jalan kemudian besta memungut sampah-sampah itu kemudian memasukkan kedalam kantong plastik dan dibuang setelah kita melihat bak sampah.

Kemudian setelah dari pancuran 7, malam harinya kita berkunjung ke Markas Besar Kaskus Banyumas dan bertemu dengan RLnya yang bernama mas bowo.

Selamat Jalan Sobat

Selamat jalan Bestanil Arifin, selamat jalan Rawarontek, selamat jalan mbah.mbest, selamat jalan sobat.

Sekarang kamu tenang disana, semoga kamu tergolong khusnul khotimah, semoga semua amal baikmu diterima, semoga semua dosa-dosamu dimaafkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *