Pentingnya Pencitraan Dalam Bermasyarakat
11 Jul / 2017

Pentingnya Pencitraan Dalam Bermasyarakat

Masyarakat kita ini sangat suka dengan sesuatu yang tampak bagus, meskipun dibelakang belum tentu sebagus tampilannya. Oleh karena itu, kita sebagai warga yang baik harus membaca Pentingnya Pencitraan Dalam Bermasyarakat.

Diakui atau tidak, dalam bermasyarakat itu sangat penting untuk melakukan pencitraan. Tidak harus pejabat yang pangkatnya tinggi, kuli bangunan saja wajib melakukan pencitraan agar bisa bermasyarakat dengan baik.

Seseorang akan dihormati bukan karena ilmunya, melainkan bagaimana dia melakukan pencitraan didepan orang banyak. Jaman zekarang ilmu saja tidak bakal dilirik oleh masyarakat, karena dianggap jika hidup hanya bermodal ilmu itu seperti kelamin yang tidak digunakan untuk bersetubuh.

Maksudnya, bukan dengan pengamalan dari ilmu yang dimilikinya tetapi bagaimana dia mendapatkan perhatian dan mendapatkan hati para orang-orang disekitarnya.

Buktinya ketika musim mudik lebaran, mereka yang bekerja di kota ketika pulang ke kampung halaman akan menampilkan berbagai pertunjukan agar dianggap sukses oleh masyarakat kampungnya.

Pertunjukan yang dimaksud bukan bermain wayang, ketoprak, atau main topeng monyet. Tapi pertunjukan sesuatu yang WAH bagi orang kampung, yaitu kekayaan.

Ada yang pulang menggunakan mobil baru, ada yang pulang menggunakan motor baru, ada yang pulang bawa perhiasan banyak, ada yang pulang bercerita manis-manis bahwa di kota dia sudah menjadi orang kaya.

Semoga saja itu memang benar, tapi kenyataan berbalik lurus dengan pertunjukan.

Saya tidak menyalahkan adanya pertunjukan ketika mudik lebaran atau pulang ke kampung halaman, hal itu memberikan nilai plus bahwa dalam bermasyarakat memang perlu adanya pencitraan.

Jangankan tukang bangunan, para internet marketer yang bekerja melalui internet pun wajib bisa menarik perhatian masyarakat sekitar. Dengan cara ya harus buktikan dong, beli rumah beli mobil beli motor beli ini itu biar tetangga pada liat.

Tetangga pertamanya doang bilang “ah ngepet kali itu, dirumah doang tapi banyak duit“. Tapi apa zaman tidak berubah? Ya pasti berubah lah bro, pandangan masyarakat-pun mulai bergeser sedikit jadi “Wah dia jualan online, pantesan duitnya banyak

Anehnya, pada tau kalau jualan online atau blogging atau youtuber penghasilannya banyak tapi mereka masih tidak mau terjun disitu.

Alasannya, tidak aman.

OK kalo itu ga usah dibahas lah, pemikiran orang beda-beda jadi oke lah.

Balik lagi ke Pentingnya Pencitraan Dalam Bermasyarakat, sebagai IM’er wajib mengikuti faham pencitraan. Tujuannya agar bisa diterima di masyarakat dengan pandangan yang positif.

Karena kalau tidak melakukan pencitraan, masyarakat akan menganggap bahwa dia adalah pengangguran. Main internet cuma facebookan sama nonton youtube doang, tidak lebih dari itu.

Berarti kalau ada IMer yang tidak melakukan pencitraan di masyarakat, berarti dia BODOH. Sialnya saya salah satu orang yang bodoh itu, karena tidak berhasil mendapatkan hati dan perhatian masyarakat sekitar.

Disisi lain, ada satu teman saya pintar sekali melakukan pencitraan di masyarakat. Tunggangannya motor N-Max (yang konon kata masyarakat sini motornya orang kaya), mobilnya all new fortuner, kalo kumpul pasti di cafe dan restaurant.

Pintar sekali dia melakukan pencitraan, bahkan kalau dilihat di media sosialnya sangat fantastis sekali. Sering upload screenshoot penghasilan, upload nganu upload nganu. Teman saya ini dianggap suhu besar yang telah sukses di dunia internet marketing dan blogging, penghasilannya diatas $5000 per bulan.

Tapi kalau orang yang mengerti dibalik semua itu, tidak lain itu semua karena harta orang tua. Motor dibeliin orang tua, mobil punya orang tua, duit tinggal minta orang tua. Orang tuanya terlanjur kaya, jadi yang digunakan untuk pencitraan itu bukanlah hasil sendiri.

Itu semua tidak penting, karena Pentingnya Pencitraan Dalam Bermasyarakat itu memang terbukti nyata. Jadi tidak penting itu dari orang tua, atau boleh kredit, atau boleh utang sana sini, atau pinjam temen itu tidak penting. Yang paling penting adalah agar dipandang unggul dimasyarakat luas.

Semoga tulisan ini bisa diambil sisi positifnya, dan jangan ambil sisi negatifnya. Terimakasih sudah membaca tulisan saya kali ini, tetap semangat moderat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *