Jangan Jadi Orang Yang Jahil Murakkab
17 Jul / 2017

Jangan Jadi Orang Yang Jahil Murakkab

Akhir-akhir ini sedang nge tren di media sosial indonesia, tren kekinian itu bernama Jahil Murakkab (baca: jahil murokab). Seperti apa itu jahil murakkab, mari kita baca selengkapnya Jangan Jadi Orang Yang Jahil Murakkab.

Arti Jahil Murakkab Adalah

Jahil murokab adalah amat bodoh atau bodoh gak ketulungan atau bodoh berlipat.

Kita ambil contoh sederhana saja, ada orang yang belum tau seperti apa wujud dan bentuk kucing. Tapi bercerita ke orang lain bahwa kucing itu bentuknya seperti onta, memiliki leher panjang, memiliki 2 punuk, dan kaki yang panjang.

Dari penjelasan singkat itu pasti sudah jelas kan seperti apa itu jahil murakkab.

Kasus Jahil Murakkab

Salah satu kasus yang terjadi di indonesia yaitu ketika KPI menganggap bahwa kartun itu tidak mendidik, sebut saja kartun doraemon itu dianggap seperti tuhan yang bisa mengabulkan apa saja, dan masih ada lainnya.

Mana ada anak kecil yang menonton doraemon menganggap bahwa doraemon itu seperti tuhan? Malah dengan adanya doraemon maka imajinasi anak menjadi berkembang, karena anak-anak akan berfantasi jika doraemon itu benar-benar nyata maka menjalani hidup ini akan menyenangkan.

Jahil Murokkab = Kuadrat

Jahil Murokkab atau bodoh kuadrat menjadi semakin ngehits dengan berubahnya era dimana orang yang awalnya benar benar gaptek kemudian menggunakan media sosial dan menelan semua informasi secara utuh.

Ada postingan video pengajian dengan titel habib dan jubah putih, semua perkataannya ditelan mentah tanpa dipikir dahulu.

Dikiranya semua jubah putih adalah seperti nabi, padahal itu budaya arab saja. Si penceramah mengatakan kalau menggunakan batik itu menyerupai orang hindu budha, blangkon itu seperti nganu nganu.

Dia pura-pura lupa, nabi muhammad saja sebenarnya sering bersemedi di goa. Buktinya ketika datang wahyu pertama, nabi berada didalam goa. Terserah ada yang mengatakan nabi sedang ber khalwat, ada yang mengatakan nabi ber uzlah. Lantas, kenapa para jubah putih versi indonesia ini tidak NYUNAH dengan ikut bersemedi di goa?

Wes lah, semakin kompleks semua.

Coba deh kita bayangkan, sulis sekali mengobati penyakit jahil murakkab. Ya karena sumber penyakitnya itu dari dia sendiri tidak tahu tapi dia sudah mengagumi diri sendiri atau yang disebut ujub, udah gitu dia merasa selalu benar.

Jahil Murokkab Di Indonesia

Tulisan ini terlalu nempeleng banget, yaitu ketika jahil murokkab di indonesia. Ane ga menuju kepada orang yang di atas, tapi lebih condong orang yang dibawah.

To do point aja deh, waktu aksi bela islam kemarin-kemarin mengatakan haram hukumnya membela apalagi memilih pemimpin kafir. Lha kok sekarang malah membela orang kafir yang lainnya.

Setelah seperti ini baru banyak alasan, mereka mengatakan jenis kafir itu ada 4. yaitu

Kafir harbi, adalah orang kafir yang memerangi Allah dan Rasulullah dengan berbuat makar diatas muka bumi.

Kafir Dzimi, adalah orang kafir yang tunduk pada penguasa islam dan membayar jizyah (upeti).

Kafir Muahad, adalah orang kafir yang tinggal di Negara kafir, yang ada perjanjian damai dengan Negara islam.

Kafir Musta’man, yaitu orang kafir yang masuk ke Negara islam, dan mendapatkan jaminan keamanan dari pemerintah.

Waktu ada aksi nganu sebelumnya seolah kafir itu sama dan kafir halal darahnya, apalagi hartanya.

Kyai said aqil dulu ketika didatangi HT, mereka mengatakan kyai said itu pembela kafir, dadjal, dll. Lha sekarang, para jubah putih membela orang kafir terus para kecebong dibawah juga bersuara sesuai perintah atasan.

Haduh haduh, walau ane ini orang bodoh tapi setidaknya ane tetep cinta NU. Ahlussunnah waljamaah indonesia, dan semoga keluarga dan anak keturunan ane menjadi penganut NU dari lahir sampai akhir hayat. Terimakasih udah baca coretan Jangan Jadi Orang Yang Jahil Murakkab kali ini. Ambil sisi positifnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *