Bolehkah Saya Mengatakan Goblok Ke Orang Tua?
27 Agu / 2017

Bolehkah Saya Mengatakan Goblok Ke Orang Tua?

Lho kenapa ane bikin tulisan dengan judul Bolehkah Saya Mengatakan Goblok Ke Orang Tua, apakah ane sedang ada masalah dengan orang tua?

Sebelum menjawab pertanyaan “Bolehkah Saya Mengatakan Goblok Ke Orang Tua?“, alangkah lebih baiknya kalo ane bercerita terlebih dahulu.

Ada sebagian orang yang mengatakan kalau Tahlilan Bid’ah, Sholawatan Bidah, Doa tidak boleh sambil nyanyi-nyanyi, dll.

Kemudian dia melanjutkan, bahwa bidah itu tempatnya di neraka jadi siapa saja yang melaksanakan perkara bid’ah maka dia akan masuk neraka jahanam.

Hmmm, tahlilan itu dilarang tidak? sholawatan itu dilarang tidak? doa dengan nada lagu dilarang tidak? Tidak kan, jadi ya itu tidak masalah.

Kemudian orang tadi jawab lagi dengan nada mengejek, “kalo gitu, berarti kalo mau masuk kamar mandi atau ketika mau berhubungan suami istri boleh dong membaca doa Allahumma bariklana fima rozaqtana waqina adzabannar. Kan tidak dilarang?”

Bwhahaha semakin lucu aja ya jalan pemikirannya, dia mungkin ga pernah ngaji di Madrasah Diniyah kali ya. Sesuatu itu sudah ada tempatnya, masa pake akal semau sendiri.

Kalo kita coba ikuti jalur pemikiran seperti itu, bahaya.

Allah Ta’ala berfirman:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.’” (Al-Israa’ : 23-24).

Jadi sudah jelas ya, tidak boleh mengatakan “AH” ke orang tua. Berarti kalau kita sedang marah ke orang tua, langsung PUKUL saja.

Kenapa? Karena kalo anak mengatakan AH ke orang tua itu kan dilarang, sedangkan tidak ada larangan anak memukul orang tua kan?

Jadi, itulah bahaya kalo mengikuti faham orang yang pake akal sendiri tapi tidak mau melihat semua sisi.

Oleh karena itu, disinilah pentingnya peran Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren untuk mencetak anak bangsa agar tidak berpikir pake dengkul dengan mengatakan “Sholawatan itu bidah, Tahlilan itu bidah”.

Jika belajar di Madrasah Diniyah, anak akan diajarkan FIQIH. Sebuah ilmu yang sangat penting sekali, karena tanpa fiqih kita tidak bisa melakukan apa-apa dalam ibadah.

Yang paling jelas, gerakan-gerakan sholat itu kita tidak bisa tau tanpa adanya FIQIH.

Herannya ada golongan yang mengatakan, “JANGAN IKUT MADZHAB MANAPUN, KITA IKUTI HANYA QURAN DAN HADIS”.

Halllooo brooh, quran dan hadis yang seperti apa? Ada hadits yang tidak sesuai dengan pemikiranmu saja langsung dianggap dhaif. Terus kalo tanpa madzhab, ente gerakan sholatnya seperti apa? Kalo masih sama, ya itu ente masih ngikutin imam madzhab.

Kembali Ke, Bolehkah Saya Mengatakan Goblok Ke Orang Tua?

Jawabannya sudah diketahui, tentu saja tidak boleh. Karena kita sebagai anak diwajibkan mengatakan perkataan yang baik dan lembut kepada kedua orang tua.

Kita diwajibkan merendahkan diri kepada kedua orang tua sambil berdoa, “Ya tuhan-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil

Ingat, tetap sopan santun kepada orang tua dan jangan pernah menyia-nyiakan orang tua kita. Karena ridho allah ada di ridho orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *