Jika ada anak diwajibkan oleh orang tuanya agar menjadi anak yang pintar terutama matematika, ipa, fisika semua itu adalah bullshit. Karena untuk mempelajari itu semua maka ujungnya yaitu karyawan atau pegawai.

Sedangkan untuk menjadi pegawai yang sukses tidak hanya 3 tahun 5 tahun, tapi 10 tahun lebih.

“Dia jadi pegawai di nganu tapi udah punya mobil”

Iya betul, jaman sekarang itu yang dibutuhkan adalah pengakuan saja. Tidak sulit jika pegawai mengajukan kredit rumah, mobil, dll. Karena si penyedia langsung mempersilahkan untuk memilih dan butuh uang berapa, beda jika kamu seorang blogger.

Blogger 3 tahun saja bisa sukses jika dia tekun, tapi sudah suksesnya blogger itu masih dipandang dibawahnya pegawai yang belum sukses. Contohnya, si blogger sebulan dapat uang 20 juta rupiah, sedangkan pegawai hanya 5juta rupiah sebulan.

PASTI yang dihargai dan dipandang masyarakat yaitu pegawai, karena pola pikir masyarakat kita seperti itu.

Berbeda kalau Imer atau blogger sudah bukan sukses lagi tapi level dewa, sebulan sudah mencapai 400juta keatas. Rumah besar yang bukan kredit, mobil mewah yang bukan kredit. Maka masyarakat baru menyadari bahwa dia ternyata wajib dipandang juga, ya dipandang hartanya.

Tidak bisa munafik jika orang itu yanh dipandang bukan ilmunya tapi hartanya, siapa yang bilang tidak?

Bukti nyata saja misal ada habin di desa yang uangnya pas pasan buat hidup, dengan habib yang uangnya melimpah. Pasti orang akan menghormati habib yang banyak uangnya, kenapa karena orang mikirnya kalo dia dekat habib yang tidak punya uang maka dia takut uangnya diminta.

Hal ini diceritakan oleh teman saya yang habib, dia bisa dikatakan kekurangan. Jika dia berkata hal baik, belum tentu masyarakat percaya walau dia habib. Berbeda kalau habib kaya yang punya pondok pesantren dan jamaahnya besar, dia akan dipuja setengah mati.

Jadi, selama masih muda carilah uang yang banyak. Kalau blogger pemula, buat blog biar trafik tinggi biar dapet duit banyak gimana.

Kalau kata teman saya, entah buat situs v0keh yang penting masih muda ngumpulin duit dulu. Nanti kalau sudaj banyak baru itu ditinggalkan dan belok arah ke yang sedikit benar.

Intinya, pintar itu bullshit karena tidak bisa kaya dengan pintar saja. Tapi bejo itu dewa karena dengan bejo maka orang miskin bisa jadi kaya mendadak jika faktor bejo.